Akademi Kebidanan Ummi Khasanah
Direktori
PMB Online
Web Staff
e-learning
JURNAL
SIAKAD
Kerjasama
GALLERY
Pojok Artikel
ALUMNI
RSKIA
YAYASAN
Arsip Berita

Gallery
    

Links
EPSBED
DIKTI
PUSDIKNAKES
DEPKES RI
DINKES DIY
KOPERTIS V
Journal JMWH
Journal BJM
ProQuest
Cengage
EBSCO

Find Us

Untitled Document
MENCEGAH STRETCH MARKS SELAMA KEHAMILAN DAN PASCA PERSALINAN
Posted under : Anggit Eka Ratnawati, S.ST., M.Kes     08-06-2015 | 09:41:53   794 views.

Kehamilan merupakan anugerah yang sangat indah yang diberikan kepada seorang ibu dan kebahagian yang hakiki yang tentunya menyelimuti pasangan suami istri yang mendambakan kehamilan. Dengan adanya kehamilan, tubuh ibu akan segera menyesuaikan. Terdapat banyak perubahan di dalam tubuh ibu selama kehamilan. Dan ada kalanya perubahan tubuh tersebut membuat ibu menjadi khawatir atau malah tersiksa. Salah satunya, adalah perubahan yang terjadi pada kulit. Salah satu perubahan di kulit yang membuat ibu hamil biasanya khawatir dan merasa terganggu adalah munculnya stretch marks selama kehamilan. Hampir 70% ibu hamil mengalami kondisi kulit mengalami stretch marks.

Apa Itu stretch marks?

Stretch marks merupakan tanda parut yang berupa guratan-guratan putih yang memanjang dengan pola yang tidak beraturan. Stretch marks ini terbentuk karena adanya peregangan pada kulit sedangkan jaringan elastisnya pada bagian bawah kulit robek akibat adanya peregangan tersebut. Untuk ibu hamil, tentunya sangat rentan terkena stretch marks, karena kulit banyak mengalami peregangan akibat adanya pembesaran kehamilan dari bulan ke bulannya. Oleh karena itu ibu hamil sulit menghindar dari adanya stretch marks ini. Stretch marks banyak terjadi tentunya pada perut ibu hamil, paha dan juga lengan.

Biasanya stretch mark akan mulai timbul saat ibu mengandung di usia 4-5 bulan dan timbulnya stretch mark juga dibarengi oleh rasa gatal. Namun bagi ibu yang memiliki kulit yang elastis hal ini tidak akan berdampak karena stretch mark normalnya akan hilang sendiri, namun pada beberapa kasus stretch mark pada perut tidak dapat hilang setelah melahirkan bahkan permanen. Sampai saat ini masih jarang produk yang terbukti dapat menghilangkan stretch mark. Maka dari itu, Ibu hamil sebaiknya mencegah terjadinya stretch mark selama kehamilan dan pasca melahirkan. Selain sering terjadi di ibu hamil, stretch mark biasanya juga dipicu oleh penurunan berat badan yang terlalu mencolok, gemuk tiba-tiba menjadi kurus karena melakukan diet.

Setelah melahirkan stretch marks akan hilang dengan sendirinya, biasanya antara 6-12 bulan pasca melahirkan atau bisa juga kurang tergantung dari kondisi kulit masing-masing ibu. Sampai sejauh ini sangat sulit untuk menghilangkan stretch marks. Namun untuk perempuan yang tidak hamil ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti menggunakan cream yang mengandung Retin-A atau ada juga yang menggunakan laser, tapi cara ini sekali lagi jangan dilakukan bagi ibu hamil, karena bisa mengakibatkan gangguan pada janin.

Tips Mencegah Stretch Marks Selama Kehamilan

Cara terbaik yang bisa ibu hamil lakukan adalah dengan mencegah atau meminimalisir stretch marks dengan kebiasaan sehari-hari, seperti:

  1. Cukupi kebutuhan ibu hamil akan konsumsi air putih. Ibu hamil harus dibiasakan mengkonsumsi air putih minimal delapan gelas sehari, hal ini dapat membantu kulit menjaga elastisitasnya sehingga diharapkan dapat meminimalisir terjadinya stretch marks. Selain itu untuk menambah elastisitas kulit, ibu hamil bisa menggunakan pelembab di area yang rawan terkena stretch marks.
  2. Jaga kondisi kenaikan berat badan ibu hamil selama kehamilan jangan sampai mengalami kenaikan yang terlalu drastis. Selama kehamilan kenaikan normal berat badan ibu hamil antara 12-15 kg. Jika kenaikan berat badan terlalu drastis, selain kurang baik bagi kehamilan, juga tentunya kulit akan terlalu banyak mengalami peregangan yang menyebabkan ibu hamil rentan akan terkena stretch marks.
  3. Lancarnya sirkulasi darah dan oksigen juga dapat membantu meminimalisir terjadinya stretch marks. Oleh karena itu, ibu hamil lakukanlah olah raga yang aman sesuai petunjuk dokter. Selain itu pijatan ringan ibu hamil juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah.
  4. Konsumsi makanan yang sehat juga makanan yang berserat seperti sayuran dan buah-buahan dapat membantu mencegah terjadinya stretch marks. Selain itu konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, E dan C sepeti wortel, susu atau telur.
  5. Usahakan kulit tubuh tetap lembab. Untuk menjaga agar kulit tetap lembab gunakanlah minyak zaitun atau baby oil atau lotion khusus untuk kulit.
  6. Hindari menggaruk perut. Saat kehamilan biasanya perut akan sering terasa gatal. Tapi sebaiknya hindarilah menggaruk perut karena akan menyebabkan terjadinya stretch mark. Luka bekas garukan pada perut Ibu hamil akan membekas dan cenderung susah dihilangkan.

Tips Mencegah Stretch Marks Pasca Persalinan

Perawatan khusus setelah melahirkan jika stretch mark masih juga muncul adalah usahakan ibu merawat kulit tersebut dengan mengoleskan jenis minyak alami, seperti: minyak zaitun atau minyak cendana pada perut atau permukaan kulit tubuh lainnya yang terkena stretch mark seperti lengan, paha, ataupun bokong.
Selain cara tersebut di atas, ibu  juga bisa menggunakan cara alami menghilangkan stretch mark seperti :

  • Lemon

Kandungan hydroxide acid glycolic acid yang terdapat dalam buah lemon bermanfaat baik untuk mengatasi stretch mark, selain itu buah lemon juga bermanfaat untuk membantu mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit baru dan mengangkat sel kulit mati dalam tubuh. Adapun caranya hanya dengan membelah atau mengiris buah lemon kemudian dioleskan ke area kulit yang terkena stretch mark. Lakukan sampai stretch mark anda hilang.

  • Wortel

Siapkan wortel secukupnya kemudian parut atau blender, setelah halus gunakan sebagai masker wortel kemudian ditempelkan ke bagian tubuh yang terkena stretch mark.

  • Lidah Buaya

Tumbuhan yang satu ini memang tak bisa diragukan lagi untuk perawatan kulit, dan salah satu manfaat yang bisa kita ambil dari lidah buaya adalah untuk mengatasi stretch mark dikulit. Adapun caranya adalah dengan mengoleskan masker lidah buaya ke area kulit yang terkena stretch mark, cara ini termasuk cara paling aman dan boleh dikerjakan hingga tiga kali dalam setiap harinya.

 

 

  KONTAK   DIREKTORI   LINK EKSTERNAL  PETA SITUS
Akademi Kebidanan Ummi Khasanah
Akreditasi "B" BAN-PT

Kampus :
Jl. Pemuda Gandekan, Bantul, Yogyakarta 55711
(Sebelah barat Masjid Agung Bantul)
Phone : 0274-368055

E-mail : akbiduk@gmail.com
Website : www.akbiduk.ac.id

Lihat Denah Lokasi
PMB ONLINE (0 Pendaftar)
SIAKAD
E-LEARNING
WEB STAFF
GALLERY
KERJASAMA
ALUMNI
EPSBED
DIKTI
PUSDIKNAKES
DEPKES RI
DINKES DIY
KOPERTIS V
Journal JMWH
Journal BJM
ProQuest
Cengage
EBSCO
Home
Selayang Pandang
Profil
  Visi Misi
  Staff Pengajar
  Fasilitas dan Keunggulan
Info Pendaftaran
  Syarat Pendaftaran
  Rincian Biaya
  Jadwal SIPENMARU
Gallery
Kontak Kami
Akademi Kebidanan Ummi Khasanah ©2009 - 2017. dESIGN oleh NA